Arsip Kategori: Testimoni

Ayam Goreng Fatmawati Juaranya Bakwan Jagung (Sebuah Testimoni)

Juragan Bakwan Jagung

Juragan Bakwan Jagung

Ayam Goreng Fatmawati Juaranya Bakwan Jagung..Hehehe..Kalo makan disini lebih enak Pesen yang Paket aja..Biasanya gue pesen paket 2 terdiri dari : Ayam Goreng, Sayur Asam, Lalapan, sambal dan tak lupa satu buah bakwan jagung yang rasanya benar2 mak nyusss banget..Sayur asamnya juga segar di lidah ditambah dengan sambalnya yang membuat makanannya pas rasanya.. harga untuk paket 2 : Rp. 16.000,- diluar pajak.. Kalo mau tambah bakwan jagung lagi hanya menambahkan Rp. 2.000,-/pcs.. Rasanya benar-benar luar biasa nikmatnya..Dijamin gak nyesel kalo pesen makanan ini.

Sumber : http://www.urbanesia.com/profile/ayam-goreng-fatmawati-12/review/

Mei 2010, Kami Hadir di Banda Aceh

Hall a'la Ayam Goreng Fatmawati Banda Aceh

Hall a'la Ayam Goreng Fatmawati Banda Aceh

Setelah menghabiskan waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan pembukaan Ayam Goreng Fatmawati di Banda Aceh, tepatnya di Jl. Teuku Cik Di Tiro, depan Gedung Sosial-Banda Aceh, tanggal 15 April 2010 tim pembukaan beserta karyawan yang telah melalui masa training selama lebih dari satu bulan diberangkatkan. Memang persiapan pembukaan AGF Banda Aceh ini relatif lama, karena PT. AGFI beserta Pak Mardiansyah, pengusaha muda belia asli Aceh. Kami salut dengan semangat beliau untuk kembali berkontribusi di daerah asalnya, setelah sekitar 4 tahun menjalani kuliah di Jakarta. Hasilnya, tanah yang awalnya berupa kebun tak terurus di depan Gedung Sosial Banda Aceh disulapnya menjadi bangunan hall terbuka. Konsep restoran terbuka ini diinspirasi dari keterbukaan Ayam Goreng Fatmawati sebagai perusahaan franchise dari Bogor untuk menyesuaikan dengan gaya bersantap masyarakat Banda Aceh. Selain itu, konsep terbuka memungkinkan interaksi antar konsumen menjadi lebih akrab, sehingga diharapkan Ayam Goreng Fatmawati Banda Aceh bisa menjadi lokasi favorit untuk bersantap bersama keluarga, teman atau sahabat, menjadi tempat yang nyaman untuk sekedar kongkow minum dan menjadi tempat pertemuan untuk obrolan ringan sampai membicarakan bisnis. Akhirnya, awal Mei 2010 kami berharap dapat melayani masyarakat Banda Aceh dengan baik, sehingga semakin kaya dengan pilihan kuliner nusantara. Tunggu kami di Banda Aceh….

Testimoni : Ayam Goreng Fatmawati (Jalan Tamar no.1)

Testimoni Konsumen AGF Jl. Tamar No. 1 Pontianak

Testimoni Konsumen AGF Jl. Tamar No. 1 Pontianak

Ini lagi di ayam goreng fatmawati di Jalan Tamar (deket somay bandung tau dibelakang kantor walikota ) sambil online gratis , yang saya suka disini karena maknyus ayam goreng kuning (Bumbunya meresap banget ) dan sayur asemnya ….Sering sih makan disana, pas awal makan sana 3 bulan lalu penyajiannya masih agak lama (mungkin karena masih baru dan rame  tapi sekarang udah cepet(salut)…, Resto ini sistemnya semi prasmanan dimana pembeli bisa memilih dan mengambil sendiri makanan yang diinginkan, tetapi kalo ga pengen milih tinggal duduk aja ntr pelayannya datang sdr.., Makanan disana enak and murah bgt…tersedia ayam kampung and ayam boiler.., yang buat saya sering kesana ya selain karena ada hotspot gratisnya , harga makanannya itu loh…murah meriah dibandingkan restorant sejenis seperti alila, pondok ale-ale, maupun wong solo…, Karena dah sering makan sana jadi hapal deh harganya, ampe kenel ma mbak supervisornya,.., ini rincian harga nya (Mumpung ini buku menu disamping meja gua,embat aza ..) : # Ayam Boiler :
  1. Ayam Boiler Goreng / Bakar 10.000

# Ayam Kampung (untuk ukuran ayam kampung trmasuk murah, krn dianeka rasa dan suib 15 rebu) :

  1. Ayam Goreng Kuning 13.000
  2. Ayam Goreng Pedas 13.000
  3. Ayam Bakar 13.000

Paket-paket yang ada :

  1. Paket Ekonomis (ayam boiler) –> 13.00 ( Nasi, ayam boiler, sambal, lalap)
  2. Paket Ayam Boiler —> 15.00 ( nasi, ayam, sayur asam, sambal, lalapan, teh es)
  3. Paket Ayam Kampung —-> 18.00 ( Ayam Kuning/pedas/bakar, nasi, lalapan, sambal, sayur asam, teh es
  4. Paket timbel Boiler —-> 20.000 ( ayam boiler, sayur asem, lalapan, sambal, tahu, tempe, ikan asin , teh botol )
  5. Paket Timbel Kmapung —> 22.00 ( Ayam kampung, sayur asem, lalapan, sambal, tahu, tempe, ikan asin, teh botol )
  6. Paket Soto Ayam —> 18.00 ( Soto ayam, nasi, perkedel kentang, emping, teh botol )

Anek gorengan dan menu lain :

  1. Oseng kangkung : 6000
  2. Oseng Toge : 6000
  3. Batagor : 12.000
  4. Siomay : 12.000
  5. Ikan bawal 2 ons : 20.000 ( ditempat lain 1 ons sudah 15 ribu )
  6. Perkedel : 2.000
  7. Tahu : 2.000
  8. Tempe : 2.000
  9. Lumpia : 3.000
  10. Bakwan Udang : 3.000
  11. Bakwan Jagung : 3.000
  12. Nasgor & Mie gor : 12.000

Aneka sop :

  1. Sayur asem : 5.000
  2. Soto Ayam : 12.000
  3. Soto Betawi : 15.000
  4. soto Bandung : 15.000
  5. Buntut :20.000
  6. Iga : 20.000

Masih banyak lg ada aneka pepes, dll (cape ketiknya panjang ), Ya sekian dulu dari saya refrensinya..karena ini masakan asli indonesia maka harus kita lestarikan…, pelayanan juga udah mulai mantep kadang datang rame2 ma temen mesen teh es doank sambil hotspot gratis juga dilayanin dgn baik…..Semoga kuliner Kalbar makin mantap terus deh…, Buat yang minta foto penampakannya ntr aja ya..ga bawa kabel data..

Dipilih-Disantap-Tidak Perlu Dicuci Piringnya

Seru Memilih

Seru Memilih

Itulah gambaran 4 orang yang berteman (yang satu sedang pegang kamera), saat makan di Ayam Goreng Fatmawati cabang Jl. Kedunghalang No. 168 Bogor ini. Mereka bertiga mulai memesan makanan dengan cara “Memilih” sendiri apa yang akan mereka santap pada siang yang lapar itu. Pilihanpun jatuh pada ayam, bakwan jagung, lalap, sambal, tempe, pepes jamur, cumi dan untuk memuaskan nafsu makan yang menggelora, masing-masing memesan 1 porsi sop iga yang harganya tak lebih dari Rp. 15.000,- per porsi, jauh lebih murah dibandingkan di restoran lainnya.

Santap, Sampai Mulut Penuh

Santap, Sampai Mulut Penuh

Menunggu sebentar, makananpun tiba di hadapan. Kontan meja yang berukuran 1,2 x 1,2 meter itupun langsung sesak dengan piring, mangkuk, gelas dan botol yang berisi makanan dan minuman yang barusan dipesan. Setelah berrdo’a, tangan-tangan terampil merekapun mulai tertuju pada hidangan itu untuk kemudian suap demi suap mulai ngisi rongga perut yang saat itu sedang lapar kronis. Kombinasinya begitu pas, sehingga tak terasa di atas piring hanya tinggal meninggalkan logo Ayam Goreng Fatmawati di salah satu sisinya. Makanannya sudah ada di perut kami masing-masing.

Tuan Kucing Marah Besar Nih...

Tuan Kucing Marah Besar Nih...

Tak ada kekhawatiran menyantap semuanya, karena jeruk hangat mengakhiri santap siang kami saat itu. Sop iga tanpa lemak yang barusan kami santap, pasti luruh dengan asam segarnya jeruk hangat, apalagi kombinasi wortel dan lalap segar lainnya. Dijamin sehat pencernaan kita…

Pak…Bu…sebelum dibereskan dan dirapihkan piring-piring kotornya, ayo kita foto dulu untuk menggambarkan betapa nikmat dan lahapnya makan di Ayam Goreng Fatmawati. Tuh lihat, kucingpun tak akan kebagian…

RT : Makan di Ayam Goreng Fatmawati

RT : Ayam Goreng Fatmawati, selamat makan….
@ Ayam Goreng Fatmawati, selamat makan...

@ Ayam Goreng Fatmawati, selamat makan...

“Kenyang, abis makan Ayam Goreng Fatmawati” Demikianlah status yang ditulis seorang customer Ayam Goreng Fatmawati dalam status-nya di media jejaring sosial UberTwitter berikut ini…
"Kenyaang abis mkn Ayam Goreng Fatmawati"

"Kenyaang abis mkn Ayam Goreng Fatmawati"

Hubungan Erat AGFI & Customer

Komentar Ibu Lia

Komentar Ibu Lia

Senin, 23 November 2009 adalah hari yang begitu membahagiakan bagi segenap keluarga besar Ayam Goreng Fatmawati. Bagaimana tidak, saat itu seorang Ibu Lia Noormanto dari Batam bercerita tentang begitu fanatiknya beliau terhadap masakan Ayam Goreng Fatmawati. Mulai dari diri sendiri, keluarga bahkan rekan kantor menjadi objek untuk diajak bersantap di Ayam Goreng Fatmawati yang saat ini ada tiga lokasi di Batam : Sukajadi, Nagoya Hill dan Mega Mal Batam. Dan yang terpenting, bukan hanya semata-mata berhasil mengajak, tetapi yang diajakpun merasa puas dengan masakan Ayam Goreng Fatmawati.

Ajak Keluarga & Rekan Kerja

Ajak Keluarga & Rekan Kerja

Karena peduli yang amat sangat terhadap Ayam Goreng Fatmawati Ibu satu ini rela juga memberikan masukan dan saran dengan dalih “demi kebaikan bersama”. Konsumen sepeti inilah yang dibutuhkan oleh sebuah usaha restoran, rtanpa pamrih merekomendasikan kepada orang lain (kata Hermawan Kartajaya, seperti ‘evangelist’), namun juga tidak lantas pergi begitu saja dan menyebarluaskan kepada teman-teman jika menemukan kekurangan. Beliau bersedia menjadi “friend” Ayam Goreng Fatmawati di Facebook, lalu menumpaahkan segala kritik dan keluhannya kepada kami, bukan kepada orang lain. Sungguh luar biasa dan sangat beruntungnya kami mempunyai konsumen seperti ibu Lia Noormanto ini.

Terima kasih Ibu Lia Noormanto atas kesetiaannya bersantap di AAyam Goreng Fatmawati dan kritik membangunnya. Semoga kita bisa maju bersama.

Order dari Ho Chi Minh City

Dikunjungi dari Mancanegara

Dikunjungi dari Mancanegara

Tadi malam, saya bersama dengan tim sales pulang malam. Lembur menyiapkan sales kit untuk besok. Belum sempat turun makan, jadi perut agak ‘keroncongan’. Tanggung, setelah selesai aja baru kita makan sate di samping kantor, pasti enak.

Printer terus bekerja sambil sesekali minta ditambah infus tintanya, kring…kring…..kring telponpun berdering. Ah…biasa, salah sambung sepertinya. Malam-malam begini ada telpon masuk. Atau mungkin salah pencet nomer ekstensi, karena memang kantor PT. AGFI berlokasi di Hotel Bintang Empat yang juga ada beberapa perusahaan berkantor disana.

Begitu diangkat, ohh…rupanya customer yang akan pesen lunchbox dan buffet di Puncak-Bogor. Seperti biasa, kami melayani dengan senang hati dan memberikan penjelasan. Kamipun minta data customer tersebut, dan beliau hanya memberikan alamat e-mail. Kemudian kami minta nomor yang bisa dihubungi dan beliau berkata “+84 XXX” Oops, darimana ini…Rupanya customer dari Vietnam (Belakangan kami ketahui setelah trace kode negara ke 108) ini sebelumnya berlabuh di blog ini sebelum menghubungi PT. AGFI untuk memesan lunch box dan buffet-nya saat beliau pulang ke Indonesia dan jalan-jalan ke Puncak Bogor.

Konsumen Ayam Goreng Fatmawati memang bisa darimana saja, apalagi setelah 3 tahun lalu kami membuka restoran di Central Stair Bandara Soekarno Hatta, praktis informasi mengenai Ayam Goreng Fatmawati untuk seluruh Indonesia semakin melebar. Ada Ibu Aprilya Afif yang berlangganan di AGF Maliobor Mall, ada Pak Aris; seorang dosen yang rela menunggu satu bulan sekali bersantap di AGF Bandung Supermal saat dapat jadwal pulang dari Medan, ada Muhammad Riviansyah; seorang atlet volly nasional yang gemar makan di AGF salah satu foodcourt di pusat perbelanjaan di Jakarta, Pak Erang; seorang entepreneur peternakan di Bandung yang menilai masakan Fatmawati jauh lebih lezat dibandingkan yang lainnya, bahkan ada customer yang tergiur saat melihat salah satu karyawan toko sedang bersantap begitu nikmatnya kemudian langsung memesannya di AGF Pasar Festival. Terima kasih para pelanggan, kami ada untuk Anda semua. Dan kami terus berupaya untuk memenuhi harapan Anda di Ayam Goreng Fatmawati.

Ibu Aprilya Afif Evangelist-nya Ayam Goreng Fatmawati?

Facebook adalah salah satu situs jejaring pertemanan yang saat ini paling digemari. Tak hanya bisa menghubungkan antara satu teman dengan teman yang lain, kerabat dengan saudara yang lain yang sudah lama tidak bertemu, tapi facebook sudah menjadi situs yang banyak digunakan sebagai media mengaktualisasi diri dan mempromosikan diri.

Barrack Obama adalah presiden yang dijuluki sebagai presiden pertama di era internet. Mengapa demikian? Karena tim sukses Obama benar-benar sukses memanfaatkan media internet untuk mengkampanyekan program-program yang diusung sang calon presiden AS. Bahkan Obama merekrut salah satu perintis Facebook untuk membuatkan dia account dan halaman website yang memungkinkan interaksi yang intens anatara masyarakat pendukungnya dengan Obama. Memang luar biasa….

Saya, sebagai admin fatmawati.com, merasa untuk menciptakan situs pertemanan semacam facebook memerlukan pengetahuan pemrograman yang sangat tinggi dan waktu yang lama. Alhasil, saya baru bisa memanfaatkan teknologi ini untuk mengkomunikasikan produk dan layanan yang ada di Ayam Goreng Fatmawati. Hasilnya, seperti posting sebelumnya mengenai Pak Aris, seorang customer yang sangat loyal. Yang rela menungu waktu sebulan sekedar untuk menikmati masakan Ayam Goreng Fatmawati di Bandung Supermal, setibanya dari perjalanan Medan-Soekarno Hatta-Bandung yang serba kebetulan bis angkutan Bandara Soekarno Hatta-Bandung berhenti tepat di depan Bandung Supermal.

Aprilya Afif, Evangelist-nya Ayam Goreng Fatmawati?

Aprilya Afif, Evangelist-nya Ayam Goreng Fatmawati?

Saat ini kami di-add oleh Ibu Aprilya, seorang customer Ayam Goreng Fatmawati di Jogjakarta, sehingga tercipta percakapan yang menandakan bahwa Ibu Aprilya ini adalah customer loyal Ayam Goreng Fatmawati. Rela mempromosikan Ayam Goreng Fatmawati, padahal kami (PT. Ayam Goreng Fatmawati Indonesia) tidak meminta beliau untuk melakukannya. Kami sangat berharap semakin banyak Ibu Aprilya-Ibu Aprilya yang lain dengan semakin puasnya karyawan terhadap apa yang diperolehnya di Ayam Goreng Fatmawati.

Terima kasih Ibu Aprilya atas kesetiaanya selama ini.

Medan-Bandung Dijajal, Demi Ayam Goreng Fatmawati

Petikan percakapan antara Admin Facebook Ayam Goreng Fatmawati (http://www.facebook.com/home.php#/profile.php?id=1752889818&ref=ts) dengan Pak Aris (http://www.facebook.com/profile.php?id=1602057115) yang tinggal di Medan.

Profil Pak Aris

Profil Pak Aris

* Aris : Aduh enaknya hidangan ayam goreng fatmawati… ya sabar menanti lah wong medan, ntar di Bandung ajala makan sepuas-puasnya * Ayam :sering ke Bandung Pak? * Aris : sebulan 1 x om * Ayam :asyik dong pak, sebulan sekali mampir ke AGF di BSM, IP & BIP 🙂 Kpn mulai coba Ayam Goreng Fatmawati Pak? * Aris : lha emang.. klo turun dari Prima Jasa (Jurusan : Bandara Soekarno Hatta – Bandung, red) enaknya ya singgah dulu makan ayamgorengnya, kog pas gitu ya enaknya truz macem pake candu.. * Aris : slalu ketagihan, ayam goreng fatmawati tdk termasuk dalam salah satu jenis Physicotropica kan? * Ayam : hahahah…pastinya tdk dong…. * Ayam : trus klo pulang lg ke Medan, sblum masuk bandara, makan dl di central stair terminal 1A (Ayam Goreng Fatmawati lagi ya….? * Aris : nah.. yang itu yang ga’ dilakui om, tapi bisa aja ntar jadi catatan diagenda he..he.. * Ayam : bisa tuh…, kan sblm ‘kecanduan’-nya dateng pas sebulan di Medan * Aris : Ok.. bisa diatur om… selamat bekerja ya…. * Ayam : sama2 pak

Terima kasih Pak Aris atas setiap kunjungan dan santapan Pak Aris di Ayam Goreng Fatmawati di cabang manapun.

Antara Lapangan Volly, Kampus dan Ayam Goreng Fatmawati

proligaProliga adalah kompetisi bola voli profesional tahunan di Indonesia. Proliga pertama kali dilaksanakan pada tahun 2002 tepatnya dari tanggal 1 Februari sampai dengan 7 April 2002 dan digelar di lima kota yaitu: Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta dan Gresik. Dengan partai finalnya akan dilaksanakan di Jakarta, tepatnya Istora Gelora Bung Karno di kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno.

Peluncuran Proliga merupakan hasil terobosan Ibu Rita Subowo yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Umum PP PBVSI. Beliau melihat adanya kemunduran bolavoli baik dari segi pembinaan, kompetisi, maupun prestasi, untuk itu perlu adanya kompetisi yang lebih profesional.

Melalui Kompetisi Bolavoli Profesional PROLIGA, Ibu Rita berharap popularitas bola voli yang semakin menurun di masyarakat akan menjadi bergairah kembali.

MuhammadRiviansyahMuhammad Riviansyah, 25 tahun, seorang pemain volly nasional yang berada di bawah naungan Club B@B Sananta merupakan salah satu spiker facorit. Riviansyah berhasil membawa Sananta menjadi runner up pada Proliga 2009 yang lalu.

Selain sebagai atlit volly, Rivi juga merupakan mahasiswa Trisakti. Disela aktifitasnya sebagai atlit dan mahasiswa, Rivi sering menghabiskan waktu luangnya pergi ke food court di beberapa mall, hanya untuk ngopi atau hang out dengan teman-teman. Saat ditanya mengenai makanan favortnya, Rivi menjawab dia lebih sering makan masakan tradisional, terutama masakan sunda sayur asem dan ayam goreng di Ayam Goreng Fatmawati.

Masakan Ayam Goreng Fatmawati memang digemari oleh pada umumnya angota keluarga, mulai dari orang kantoran, ibu rumah tangga, wanita karier, pengusaha, penjaga toko, anak2 dan seterusnya. Dan kini, menu Ayam Goreng Fatmawati semakin bervariasi dengan diciptakannya menu-menu baru. Ayam Goreng Fatmawati, memang Terpercaya dalam Rasa.

Sumber : id.wikipedia.org, bolavoli.org, volimania.org