Arsip Kategori: Promosi

Berubah Tampilan

inovasi

inovasi

Dalam dunia bisnis, inovasi adalah sebuah keniscayaan. Perusahaan yang tidak melakukan inovasi lambat laun akan dimakan oleh kompetitornya yang bahkan pendatang baru. Ayam Goreng Fatmawati sebagai restoran yang beroperasi sejak 1986 di Bogor dan mulai difranchisekan sejak tahun 2000 dibawah bendera PT. Ayam Goreng Fatmawati Indoensia terus melakukan inovasi dalam upaya memenangkan persaingan.

Ayam Goreng Fatmawati terus melakukan pengembangan produk, penyempurnaan standar pelayanan dan up selling skill, metode training dan lain-lain. Dalam bulan November 2009 ini. kembali Ayam Goreng Fatmawati melakukan pengembangan, kali ini yang jadi titik pengembangan adalah tampilan outlet. Menurut teori, tampilan outlet yang menarik akan berpengaruh terhadap jumlah prospek/calon konsumen. Sebagai suatu sistem yang terintegrasi, perubahan tampilan outlet ini didukung pula dengan kemampuan “up selling skill” para karyawan yang telah dipersiapkan pada pertengahan tahun 2009 yang lalu. Dengan “up selling skill” yang baik, tentunya prospek yang semakin banyak ini akan juga lebih banyak yang dapat dikonversi menjadi customer yang melakukan pembelian.

Tentunya program ini adalah hasil kerja keras antara franchisor dan franchisee beserta seluruh jajaran karyawannya. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat.

Mangga Dua Mal

Mangga Dua Mal

Order dari Ho Chi Minh City

Dikunjungi dari Mancanegara

Dikunjungi dari Mancanegara

Tadi malam, saya bersama dengan tim sales pulang malam. Lembur menyiapkan sales kit untuk besok. Belum sempat turun makan, jadi perut agak ‘keroncongan’. Tanggung, setelah selesai aja baru kita makan sate di samping kantor, pasti enak.

Printer terus bekerja sambil sesekali minta ditambah infus tintanya, kring…kring…..kring telponpun berdering. Ah…biasa, salah sambung sepertinya. Malam-malam begini ada telpon masuk. Atau mungkin salah pencet nomer ekstensi, karena memang kantor PT. AGFI berlokasi di Hotel Bintang Empat yang juga ada beberapa perusahaan berkantor disana.

Begitu diangkat, ohh…rupanya customer yang akan pesen lunchbox dan buffet di Puncak-Bogor. Seperti biasa, kami melayani dengan senang hati dan memberikan penjelasan. Kamipun minta data customer tersebut, dan beliau hanya memberikan alamat e-mail. Kemudian kami minta nomor yang bisa dihubungi dan beliau berkata “+84 XXX” Oops, darimana ini…Rupanya customer dari Vietnam (Belakangan kami ketahui setelah trace kode negara ke 108) ini sebelumnya berlabuh di blog ini sebelum menghubungi PT. AGFI untuk memesan lunch box dan buffet-nya saat beliau pulang ke Indonesia dan jalan-jalan ke Puncak Bogor.

Konsumen Ayam Goreng Fatmawati memang bisa darimana saja, apalagi setelah 3 tahun lalu kami membuka restoran di Central Stair Bandara Soekarno Hatta, praktis informasi mengenai Ayam Goreng Fatmawati untuk seluruh Indonesia semakin melebar. Ada Ibu Aprilya Afif yang berlangganan di AGF Maliobor Mall, ada Pak Aris; seorang dosen yang rela menunggu satu bulan sekali bersantap di AGF Bandung Supermal saat dapat jadwal pulang dari Medan, ada Muhammad Riviansyah; seorang atlet volly nasional yang gemar makan di AGF salah satu foodcourt di pusat perbelanjaan di Jakarta, Pak Erang; seorang entepreneur peternakan di Bandung yang menilai masakan Fatmawati jauh lebih lezat dibandingkan yang lainnya, bahkan ada customer yang tergiur saat melihat salah satu karyawan toko sedang bersantap begitu nikmatnya kemudian langsung memesannya di AGF Pasar Festival. Terima kasih para pelanggan, kami ada untuk Anda semua. Dan kami terus berupaya untuk memenuhi harapan Anda di Ayam Goreng Fatmawati.

Ibu Aprilya Afif Evangelist-nya Ayam Goreng Fatmawati?

Facebook adalah salah satu situs jejaring pertemanan yang saat ini paling digemari. Tak hanya bisa menghubungkan antara satu teman dengan teman yang lain, kerabat dengan saudara yang lain yang sudah lama tidak bertemu, tapi facebook sudah menjadi situs yang banyak digunakan sebagai media mengaktualisasi diri dan mempromosikan diri.

Barrack Obama adalah presiden yang dijuluki sebagai presiden pertama di era internet. Mengapa demikian? Karena tim sukses Obama benar-benar sukses memanfaatkan media internet untuk mengkampanyekan program-program yang diusung sang calon presiden AS. Bahkan Obama merekrut salah satu perintis Facebook untuk membuatkan dia account dan halaman website yang memungkinkan interaksi yang intens anatara masyarakat pendukungnya dengan Obama. Memang luar biasa….

Saya, sebagai admin fatmawati.com, merasa untuk menciptakan situs pertemanan semacam facebook memerlukan pengetahuan pemrograman yang sangat tinggi dan waktu yang lama. Alhasil, saya baru bisa memanfaatkan teknologi ini untuk mengkomunikasikan produk dan layanan yang ada di Ayam Goreng Fatmawati. Hasilnya, seperti posting sebelumnya mengenai Pak Aris, seorang customer yang sangat loyal. Yang rela menungu waktu sebulan sekedar untuk menikmati masakan Ayam Goreng Fatmawati di Bandung Supermal, setibanya dari perjalanan Medan-Soekarno Hatta-Bandung yang serba kebetulan bis angkutan Bandara Soekarno Hatta-Bandung berhenti tepat di depan Bandung Supermal.

Aprilya Afif, Evangelist-nya Ayam Goreng Fatmawati?

Aprilya Afif, Evangelist-nya Ayam Goreng Fatmawati?

Saat ini kami di-add oleh Ibu Aprilya, seorang customer Ayam Goreng Fatmawati di Jogjakarta, sehingga tercipta percakapan yang menandakan bahwa Ibu Aprilya ini adalah customer loyal Ayam Goreng Fatmawati. Rela mempromosikan Ayam Goreng Fatmawati, padahal kami (PT. Ayam Goreng Fatmawati Indonesia) tidak meminta beliau untuk melakukannya. Kami sangat berharap semakin banyak Ibu Aprilya-Ibu Aprilya yang lain dengan semakin puasnya karyawan terhadap apa yang diperolehnya di Ayam Goreng Fatmawati.

Terima kasih Ibu Aprilya atas kesetiaanya selama ini.

Medan-Bandung Dijajal, Demi Ayam Goreng Fatmawati

Petikan percakapan antara Admin Facebook Ayam Goreng Fatmawati (http://www.facebook.com/home.php#/profile.php?id=1752889818&ref=ts) dengan Pak Aris (http://www.facebook.com/profile.php?id=1602057115) yang tinggal di Medan.

Profil Pak Aris

Profil Pak Aris

* Aris : Aduh enaknya hidangan ayam goreng fatmawati… ya sabar menanti lah wong medan, ntar di Bandung ajala makan sepuas-puasnya * Ayam :sering ke Bandung Pak? * Aris : sebulan 1 x om * Ayam :asyik dong pak, sebulan sekali mampir ke AGF di BSM, IP & BIP 🙂 Kpn mulai coba Ayam Goreng Fatmawati Pak? * Aris : lha emang.. klo turun dari Prima Jasa (Jurusan : Bandara Soekarno Hatta – Bandung, red) enaknya ya singgah dulu makan ayamgorengnya, kog pas gitu ya enaknya truz macem pake candu.. * Aris : slalu ketagihan, ayam goreng fatmawati tdk termasuk dalam salah satu jenis Physicotropica kan? * Ayam : hahahah…pastinya tdk dong…. * Ayam : trus klo pulang lg ke Medan, sblum masuk bandara, makan dl di central stair terminal 1A (Ayam Goreng Fatmawati lagi ya….? * Aris : nah.. yang itu yang ga’ dilakui om, tapi bisa aja ntar jadi catatan diagenda he..he.. * Ayam : bisa tuh…, kan sblm ‘kecanduan’-nya dateng pas sebulan di Medan * Aris : Ok.. bisa diatur om… selamat bekerja ya…. * Ayam : sama2 pak

Terima kasih Pak Aris atas setiap kunjungan dan santapan Pak Aris di Ayam Goreng Fatmawati di cabang manapun.

Demo Masak @ Bellanova Country Mall

Memasak memerlukan keahlian khusus untuk menghasilkan masakan yg bercitarasa tinggi. Karena itu, PT. Ayam Goreng Fatmawati Indonesia sebagai pemilik merek dagang sekaligus franchisor restoran dan foodcourt Ayam Goreng Fatmawati menganggap perlu berbagi tips dan cara pengolahan makanan yang baik, sehat sekaligus mengundang selera makan keluarga.

Demo Masak Bellanova

Demo Masak Bellanova

Bersyukur, atas kerjasama yang baik dari PT. AGFI dengan Bellanova Country Mall-Sentul dan PT. Sinar Sosro kami bisa berbagi ilmu, keterampilan memasak, tips dan trik dalam mengolah makanan dengan baik. Tepatnya hari Minggu, 10 Mei 2009, disaat masyarakat kebanyakan menikmati liburan dengan keluarga, kami bertekad untuk menjadi pengisi liburan tersebut.

Interaktif Peserta Demo Masak

Interaktif Peserta Demo Masak

Demo masak ini diselenggarakan di tempat yang tepat, karena lingkungan sekitar Bellanova adalah perumahan elit yang nota bene penghuninya hampir dapat dipastikan tidak memiliki banyak waktu untuk menyediakan masakannya sendiri. Tapi dengan “Memasak Asyik dan Praktis” ini, kami yakin mereka dapat memberikan sentuhan kehangatan pribadi ibu rumah tangga dalam setiap masakannya untuk keluarga.

Jika Anda berminat menyelenggarakan acara serupa, bisa undang kami untuk hadir di acara yang Bapak/Ibu selenggarakan. Hubungi 0251-8347 620 dengan Bpk. Firman untuk mengatur jadwal pelaksanaannya.

AGF Bandara Rubah Tampilan

bandara4

Tampilan Baru

Setelah beroperasi hampir dua tahun di Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta Cengkareng-Tangerang-Banten, Ayam Goreng Fatmawati terus berbenah untuk lebih memuaskan konsumen. Seperti pada umumnya restoran dengan konsep outdoor, cuaca sangat mempengaruhi umur interior restoran menjadi cepat usang. Karena itu, menyambut April 2009, Ayam Goreng Fatmawati memperbarui tampilan outlet dengan design wallpaper yang lebih fresh. Kerja Tim Marketing dan Design sungguh sangat memuaskan. Gambar makanan begitu tampil menggugah selera, wajar jika Anda berkunjung ke Ayam Goreng Fatmawati saat menunggu jadwal penerbangan, Anda akan tergugah untuk mencoba menu-menu kami termasuk menu baru yang kami luncurkan bersamaan dengan perubahan tampilan ini. Siapa tak kenal Soto Betawi dan Es Campur? Kini, kedua menu istimewa tersebut bisa dinikmati di Ayam Goreng Fatmawati cabang Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta. Jadi jika perut dirasa telah kenyang, tak ada salahnya menikmati Es Campur khas Ayam Goreng Fatmawati, nikmat dan fresh saat suasana bandara panas menyengat.
Menunggu Hidangan

Menunggu Hidangan

Komunikasi Murah dengan Customer

Hermawan Kartajaya dalam “Marketing in Venus” pernah menulis bahwa konsumen di bumi ini sudah mulai emosional dalam menjatuhkan pilihan pada produk-produk kebutuhannya. Akhir tahun 2008 Hermawan Kartajaya berdasarkah hasil riset bersama tim-nya di MarkPlus menyimpulkan bahwa saat ini komsumen telah benar-benar emosional. Dalam “New Wave Marketing” Hermawan Kartajaya melukiskan bahwa saat ini setiap customer bisa mengekspresikan dirinya dengan sebebas-bebasnya. Pendapat ini didukung pula oleh Yuswohadi (masih dari MarkPlus) dalam bukunya “CROWD” yang menyatakan konsumen saat ini semakin narsis, semakin ingin dianggap beda, diperlakukan beda, punya jati diri sendiri, sehingga tidak bisa lagi dianggap sebagai trend, tetapi crowd. Salah satu kebebasan berekspresi itu adalah melalui media internet. Siapa yang tidak kenal friendster, facebook, multiply, blogger, wordpress dll. Dalam media pertemanan, media mengekspresikan diri tersebut orang berlomba-lomba untuk menampilkan jatidirinya. Saya pengguna friendster dan multiply dan saya banyak mengunggah foto-foto saya ke dalamnya sebagai tanda bahwa ini loh tampang saya. Bahkan, supaya orang tahu bahwa saya pernah pergi ke luar negeri, segaja saya pasang foto saya saat diapit dua gadis Korea berbusana tradisional. Saya sudah sangat narsis. Lalu, apa dampaknya bagi bisnis yang kita kelola, misalnya bisnis restoran yang saat ini saya geluti? Banyak sekali, pujian, review, komentar, saran, keluhan/complain dll banyak sekali yang tanpa tendeng aling-aling bahkan disampaikan dengan kalimat yang lugas di media internet. Semua seakan tanpa border, kejadian hari ini di restoran yang berada di Bali bisa langsung diketahui oleh pengguna internet di Jakarta misalnya. Lalu, bagaimana bentuk ekspresi yang dikeluarkan oleh customer kita? Sangat beragam….Coba tilik beberapa halaman website berikut ini dan anda bisa menilai betapa powerfull media internet sebagai sarana propaganda kebaikan maupun keburukan dari banyaknya komentar. 1. Komentar customer AGF Teuku Umar Bali di sweetrabbit.wordpress.com/2009/01/15/ayam-goreng-fatmawati/, 2. Rekomendasi AGF Blok M Plaza di http://elokdyah.multiply.com/reviews/item/9 3. Pengalaman service yang lama di AGF Ekalokasari Bogor di blog http://eljomblo.co.cc/hanugrah/5-sehat-6-bencana, dan masih banyak lagi yang lainnya Adalah langkah yang sangat progresif yang dilakukan Pak Setiawan, franchisee Ayam Goreng Fatmawati dari Bali yang telah meluncurkan http://fatmawati-bali.com (Terima kasih & Penghargaan untuk Pak Setiawan) sebagai salah satu media komunikasi dengan pelanggannya. Komunikasi dengan customer memang harus terus dikembangkan melalui media yang sangat murah ini (internet), walaupun di beberapa lokasi mungkin saya hanya sebagian kecil customer yang memiliki akses internet. Misalnya pada blog MyFatmawati (http://myfatmawati.blogspot.com/2008/11/menu-ayam-goreng-fatmawati-tak-ada_24.html) yang memuat cara mengkonsumsi Ayam Goreng Fatmawati dengan cara Kamu Sendiri. Disini kami memancing customer untuk membuat kreasi kombinasi menu mereka sendiri, dengan harapan agar mereka tidak bosan datang dan bersantap di Ayam Goreng Fatmawati. Bukankah ini “Diputer-Dijilat-Dicelupin” a’la Ayam Goreng Fatmawati dan cara melibatkan konsumen dalam proses bisnis itu sendiri? Akhirnya apapun isinya, complain maupun bentuk kepuasan yang dicurahkan dalam internet ini, akan memudahkan kita sebagai pengelola untuk mengambil keputusan dan jalan terbaik bagi kepuasan konsumen.

Promosi, Sebuah Kerharusan dalam Berbisnis

Dalam bisnis restoran, pada umumnya terdapat empat kemungkinan perkembangan penjualan restoran.
  1. Booming pada awal beroperasi dan stabil pada omset tinggi setelah beroperasi cukup lama
  2. Booming pada awal beroperasi dan terjadi penurunan omset secara perlahan tapi pasti
  3. Tersendat pada pertama kali buka, namun makin membaik seiring waktu
  4. Tersendat pada pertama kali buka dan terus menurun seiring waktu.
Setiap pengusaha pasti menginginkan pilihan pertama terjadi pada setiap bisnis restorannya. Tentunya poin pertama hanya akan terjadi bilamana mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berjalan dengan baik. Dengan kata lain, booming dan bertahan pada omset tinggi adalah kondisi ideal yang menjadi keinginan seluruh pengusaha. Namun, apa yang harus dilakukan untuk mencegah penurunan omset seperti pada point 2 dan 4, atau bahkan omset ingin ditingkatkan lagi seperti point 3? Selain harus melakukan cara-cara ini, bisa juga dengan melakukan promosi yang konsisten. Karakter manusia pada dasarnya ingin semuanya serba cepat terlihat pengaruhnya. Tak heran jika obat herbal/jamu cenderung kurang diminati masyarakat hanya karena tidak mengakibatkan kesembuhan seketika seperti obat-obatan kimia. Begitu juga dalam berpromosi, banyak yang beranggapan melakukan promosi dalam waktu sebulan namun belum terlihat pengaruhnya merupakan suatu kegagalan berpromosi. Evaluasi memang mutlak diperlukan untuk mengukur efektifitas promosi, namun bukan berarti dalam jangka yang sangat pendek. Kami sering mendapat keluhan dari beberapa rekanan yang program promosinya mereka nilai belum berhasil. Namun saat saya tanya, berapa lama anda melakukan promosi? Jawabannya cukup mengagetkan, “Dua Minggu”. Untuk lokasi restoran di pusat perbelanjaan, sangat jarang orang berkunjung ke mall yang sama dalam waktu dua minggu. Bisa saja agenda customer berkunjung ke mall tersebut sebulan sekali, sehingga baru terlihat pengaruhnya bulan berikutnya, karena orang yang kita beri informasi tidak serta merta memutuskan langsung untuk kembali ke restoran yang sama saat menerima informasi mengenai restoran yang kita kelola. Tips Promosi :
  1. Promosi harus konsisten, bagaimanapun kondisi restoran kita : ramai, sedang atau (apalagi) sepi, maka promosi harus tetap dijalankan.
  2. Ketahui apa yang diharapkan customer dari restoran kita, sehingga kita bisa berpromosi sesuai dengan apa yang mereka inginkan
  3. Kreatif berpromosi, temukan cara dan media yang unik
  4. Ketahui waktu-waktu restoran sepi (hari dan jam), lalu buat program untuk menarik orang pada waktu-waktu tersebut
  5. Jangan pernah ada kata puas, teruslah berpromosi sepanjang waktu