Archive for the ‘ Produk ’ Category

We love fried chicken with hot white rice and recently there has been a lot of great Indonesian franchises offering this out there. Fatmawati is the latest in Indonesian restaurant chains, however this particular branch is run by a husband and wife team that is very proud of their food. And yes… you have to try the sup ekor here…

agfmalaysia01

Set Menu

“Now take that kicap manis and squeeze some on the belinjo,” mmm… we are waiting for our food at Fatmawati and stuffing our faces with the keropok belinjo. There’s something addictive about these crackers, crunchy with a bitter edge and then with that dollop of sweet soy sauce… ‘berhantu’ as they call it. Anyway one of the main things you should really have here is the Sup Ekor or Sup Buntut. You can have it normal style in the soup, you can have it deep fried in batter (it’s a little like KFC batter) or you can have it barbecued. The last one, you can’t get it on the menu. Only people in the know, order this. So if you really want to sound like you know what you are talking about, get it barbecued or ‘bakar’.

Soup Ekor Bakar

Soup Ekor Bakar

With this order a side of Nasi Timbel. This rice comes wrapped up in banana leaf and it’s great. There’s not a lot of starch content so it falls in grains- what we call ‘ceroi’. This goes really well with the soup. As for the soup itself it is light but has a lot of flavour. Usually light sup ekor comes swimming in MSG to give it punch. But here they have their balance of flavours right with good marrying of ‘bumbu’ that brings out the flavour of the meat. They also add a bit of fresh tomatoes to get a sour edge to it that is different from Malay sup ekor which usually derives flavour from celery.

Tehbotol, Indonesia's Famous Brand

Tehbotol, Indonesia's Famous Brand

Now the barbecued oxtail comes on the side dripping with flavour. We reckon thay marinate it with kicap manis and some pepper and whack it on the grill so everything seeps deep in. The meat practically falls off the bones. We suspect they boil the meat first in the soup to render it soft before massaging the kicap in and then grilling it on a high flame. Both the barbecued and deep fried versions come on the side so that it does not disturb the subtlety of the soup. So you can eat it in relay, alternating mouthfuls of savoury soup with sweet oxtail meat and rice.

“The barbecued oxtail comes dripping with flavour”

Ayam Penyet = Ayam Kremes

Ayam Penyet = Ayam Kremes

They also have their own version of what is now the infamous ayam penyet. However, they use ayam kampung here so it’s smaller but a whole lot tastier. You can have it grilled or fried. We prefer the fried version because it’s not too oily and the chicken remains succulent. They also give a bit of crunchy ‘rempah’ with it. The side sambal that goes with it is killer and coupled with sweet kicap… damn…

We are starting to really get into Indonesian kicap manis. It just goes great with everything. If you ever get your hands on nasi goreng belacan with cilli padi just a spray of this kicap will take you into another level. Malaysians have nothing on Indonesians when it comes to kicap manis. Some do like the chicken grilled but this version has a very strong taste of coconut to it so we recommend the ayam goreng for first timers.

Soup Ekor

Soup Ekor

Over there they also have great set lunches. If you order the meals ala carte, you have to order the rice separately. Set lunches are fantastic value for money. For RM7.70 you can get the ayam kampung goreng with tempe, tauhu, soup, sambal and a drink. They also have Teh Botol here in a box and thick creamy avocado shakes.

FOODSTERS’ VREDICT
Pros:
Great bang for your buck
Cons: Service a bit erratic during busy times

Address: G-18, Jalan PJU 8/3, Bandar Damansara Perdana, 47820, Petaling Jaya – Malaysia
Telephone: 03- 77109158

Source : http://www.friedchillies.com/index.php/site/detail/ayam-goreng-fatmawati

Memasak memerlukan keahlian khusus untuk menghasilkan masakan yg bercitarasa tinggi. Karena itu, PT. Ayam Goreng Fatmawati Indonesia sebagai pemilik merek dagang sekaligus franchisor restoran dan foodcourt Ayam Goreng Fatmawati menganggap perlu berbagi tips dan cara pengolahan makanan yang baik, sehat sekaligus mengundang selera makan keluarga.

Demo Masak Bellanova

Demo Masak Bellanova

Bersyukur, atas kerjasama yang baik dari PT. AGFI dengan Bellanova Country Mall-Sentul dan PT. Sinar Sosro kami bisa berbagi ilmu, keterampilan memasak, tips dan trik dalam mengolah makanan dengan baik. Tepatnya hari Minggu, 10 Mei 2009, disaat masyarakat kebanyakan menikmati liburan dengan keluarga, kami bertekad untuk menjadi pengisi liburan tersebut.

Interaktif Peserta Demo Masak

Interaktif Peserta Demo Masak

Demo masak ini diselenggarakan di tempat yang tepat, karena lingkungan sekitar Bellanova adalah perumahan elit yang nota bene penghuninya hampir dapat dipastikan tidak memiliki banyak waktu untuk menyediakan masakannya sendiri. Tapi dengan “Memasak Asyik dan Praktis” ini, kami yakin mereka dapat memberikan sentuhan kehangatan pribadi ibu rumah tangga dalam setiap masakannya untuk keluarga.

Jika Anda berminat menyelenggarakan acara serupa, bisa undang kami untuk hadir di acara yang Bapak/Ibu selenggarakan. Hubungi 0251-8347 620 dengan Bpk. Firman untuk mengatur jadwal pelaksanaannya.

bandara4

Tampilan Baru

Setelah beroperasi hampir dua tahun di Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta Cengkareng-Tangerang-Banten, Ayam Goreng Fatmawati terus berbenah untuk lebih memuaskan konsumen. Seperti pada umumnya restoran dengan konsep outdoor, cuaca sangat mempengaruhi umur interior restoran menjadi cepat usang. Karena itu, menyambut April 2009, Ayam Goreng Fatmawati memperbarui tampilan outlet dengan design wallpaper yang lebih fresh. Kerja Tim Marketing dan Design sungguh sangat memuaskan. Gambar makanan begitu tampil menggugah selera, wajar jika Anda berkunjung ke Ayam Goreng Fatmawati saat menunggu jadwal penerbangan, Anda akan tergugah untuk mencoba menu-menu kami termasuk menu baru yang kami luncurkan bersamaan dengan perubahan tampilan ini.

Siapa tak kenal Soto Betawi dan Es Campur? Kini, kedua menu istimewa tersebut bisa dinikmati di Ayam Goreng Fatmawati cabang Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta. Jadi jika perut dirasa telah kenyang, tak ada salahnya menikmati Es Campur khas Ayam Goreng Fatmawati, nikmat dan fresh saat suasana bandara panas menyengat.

Menunggu Hidangan

Menunggu Hidangan

Ayam goreng kuning adalah salah satu makanan yang sering ditemui banyak orang karena hampir setiap orang bisa dengan mudah mengolah daging ayam ini dengan bumbu yang salah satunya kunyit. Masakan ini lazim ditemui mulai dari meja makan di rumah sederhana, warung makan kelas kaki lima, bahkan sampai dengan restoran fine dining terkemuka dengan racikan bumbu yang memiliki ciri khas masing-masing, namun tetap memiliki tampilan warna reltif sama : kuning. Menu yang satu ini akan lebih lezat bila disantap dengan lalapan sayuran dan sambal terasi khas sunda.
adalah sebagai berikut :
Bahan
Banyak cara mengolah Ayam Goreng Kuning, salah satunya yang saya dapat disini
  • 1 kg ayam uth, potong2 sesuai selera
  • 2 cm kunyit
  • 8 butir kemiri
  • 2 cm jahe
  • 6 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1/2 sdt ketumbar
  • garam
  • air
  • minyak untuk menggoreng

Cara membuat

  1. Haluskan kunyit, bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri, ketumbar hingga halus.
  2. Rebus ayam yang telah di potong2 bersama dengan bumbu yang telah di haluskan. Tambahkan garam. aduk rata.
  3. Masak hingga ayam empuk dan air menyerap.
  4. Panaskan minyak. Masukan ayam kedalam minyak yang telah dipanaskan. goreng hingga ayam berwarna kecoklatan.
  5. Hidangkan.

Ada perbedaan antara memasak ayam goreng bumbu kuning menggunakan ayam broiler dengan menggunakan ayam kampung atau ayam pejantan. Karena daging ayam kampung atau ayam pejantan tidak memiliki banyak air dan lemak, maka tambahkan lebih banyak air pada proses pemasakan untuk daging ayam matan sempurna. Jangan lupa untuk menggunakan api kecil/sedang selama merebus, supaya bumbu yang telah diracik tak sia-sia larut dalam air saja, tetapi dapat meresap sampai ke dalam tulang.

Di Ayam Goreng Fatmawati, ayam pejantan sebagai standar ayam yang digunakan untuk mengolah ayam goreng kuning, direbus dengan racikan bumbu dari rempah asli Indonesia antara lain kunyit, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, ketumbar, gula putih, dan garam, sehingga tercipta cita rasa yang lezat yang meresap sampai ke tulang ayamnya. Penggunaan penguat rasa/MSG tidak dilakukan dalam mengolah ayam goreng kuning di Ayam Goreng Fatmawati, sehingga rasa nikmatnya tidak meninggalkan dahaga yang luar biasa seperti pada umumnya setelah kita mencicipi masakan yang mengandung MSG.
Ayam dihidangkan setelah digoreng terlebih dahulu hingga menimbulkan aroma yang khas dan dapat menggugah selera untuk mencicipinya.

Itulah pengalaman pribadi saya selama kurang lebih 20 tahun mengenal Ayam Goreng Fatmawati. Sudah kita ketahui menu Ayam Goreng Fatmawati sangat bervariatif ada aneka, ayam, daging, gorengan, ikan, sayur-sayuran, aneka lalapan dan aneka sambel. Mulai dari Ayam Goreng Kuning, Ayam Pedas, Ayam Bakar, Sop Iga, Cumi dan sebagainya.

Pernah hampir satu bulan penuh saya makan menu-menu tersebut mulai dari makan siang dan makan malam. Yang anehnya berasa engga ada bosannya, mungkin karena menunya bervariatif sehingga bisa dikombinasikan menu yang satu dengan menu yang lainnya. Sebagai contoh ; Ayam Goreng Kuning dikombinasikan dengan Sayur Asem. Sayur Asem tersebut ditambahkan Sambel Bajak, lalu aduk rata, rasanya nikmat…… banget, terasa segarnya Sayur Asem ditambah ada pedas-pedasnya yang berasal dari Sambel Bajak, lalu sebagai penutup minum teh panas. Atau, kombinasi menu Cumi dengan Bakwan Jagung. Untuk menu itu saya punya cara sendiri yang tak kalah nikmatnya. Caranya, ambil Sambel Kecap pada pisin, lalu tambahkan Sambel Bajak atau Sambel Terasi. Sebelum Cumi dan Bakwan Jagung dimakan celupkan terlebih dahulu kedalam Sambel Kecap yang telah diberi Sambel Bajak/Terasi. …nyam..nyam, asin, manis, pedas, disusul dengan sesuap nasi putih yang pulen yang masih panas, nikmatnya susah untuk diutarakan.

Kombinasi menu lainnya :

  • Jambal Goreng-Tahu Goreng-Lalap Sambel
  • Ayam Pedas (dibakar)-Tempe Goreng-Sambel Kecap
  • Empal-Oncom Leunca-Lalap Sambel
  • Sop Iga – Nasi Putih
  • Paru Goreng- Teri Kacang
  • Dll

Yang Jelas seluruh menu yang ada di Ayam Goreng Fatmawati dijamin akan kelezatannya, terbukti banyaknya konsumen mulai “kecanduan” Ayam Goreng Fatmawati. Selamat Mencoba…….

Hampir dalam setiap presentasi mengenai peluang franchise Ayam Goreng Fatmawati saya selalu menyampaikan tahapan pencapaian restoran Ayam Goreng Fatmawati dalam kaitannya dengan upaya memperbesar keuntungan, sebagai berikut :
  1. Menjaga kualitas makanan dan service
    Pada prinsipnya brand
    Ayam Goreng Fatmawati sudah cukup kuat dibandingkan brand lainnya yang mengusung masakan tradisional, jika lokasi AGF di foodcourt, sehingga sering menjadi pilhan bagi calon konsumen. Pada bulan-bulan pertama restoran beroperasi, omset yang datang adalah murni dari pengunjung restoran/outlet yang datang. Sehingga upaya yang perlu dilakukan adalah menjaga kualitas makanan dan kualitas service. Dua faktor ini adalah penentu kesuksesan bagi bisnis jasa restoran untuk tetap bertahan dan mendapatkan penjualan dengan baik. Tingkat peningkatan omset cenderung lambat, karena sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan daya tarik lokasi (pusat perbelanjaan, design restoran, suasana yang nyaman, dll) untuk menarik orang, sehingga diantara pengunjung yang datang kita bisa mengharapkan sebagian berkunjung dan bersantap di Ayam Goreng Fatmawati. Dengan kondisi demikian, secara otomatis pertumbuhan laba juga akan cenderung dibatasi oleh kemampuan daya tarik lokasi tersebut. Satu-satunya yang bisa diharapkan untuk menarik orang mampir di restoran adalah rekomendasi dari customer yang puas dengan makanan dan service yang mereka terima. Dan promosi semacam word of mouth inilah yang paling efektif, walaupun jika belum dikelola dengan baik, dampaknya akan sangat sedikit.
  2. Efisiensi dan cost control
    Tahap kedua setelah menjaga kualitas makanan dan service, upaya untuk meningkatkan laba adalah dengan menilik kembali ke dalam operasional restoran.

    Efisiensi dalam penggunaan fasilitas
    Efisiensi bukan berarti tidak boleh menggunakan fasilitas restoran seperti ; telpon, listrik, air, gas dll, untuk kelancaran operasional restoran. Namun penggunaannya harus dikontrol supaya sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan. Kasus yang sering ditemui adalah sebagai berikut :
    ? Penggunaan telpon untuk kepentingan restoran, tapi tidak berbicara langsung kepada kepentingan dan cenderung ?ngobrol?, atau bahkan digunakan untuk kepentingan pribadi.
    ? Pencuci piring lupa menutup kran setelah selesai mencuci, atau kran sedikit terbuka.
    ? Kompor dibiarkan menyala dengan api besar saat tidak dipergunakan untuk memasak
  3. ? Pada saat restoran tutup, lampu lupa dimatikan
    Analisa kemungkinan-kemungkinan terjadinya kebocoran :
    ? Pembelian. Apakah harga pembelian sudah reasonable dengan kuantity yang tepat sesuai dengan order?Apakah bahan baku yang telah dibeli dipisahkan antara kebutuhan customer dengan kebutuhan catering karyawan (jika disediakan catering dari dalam)?
    ? Stock Control Analisa apakah ada kejanggalan dalam pencatatan stock ? Apakah ada makanan waste yang tidak masuk akal? Jika terjadi waste yang berlebihan, berarti kurang tepat dalam memprediksi kebutuhan restoran, sehingga bahan baku berlebihan dan tidak terjual.
    ? Cocokan captain order, transaksi pada mesin cash register atau Point Of Sales System, Stock barang dan uang cash yang ada.
    Dengan adanya efisiensi, walaupun penjualan belum meningkat, namun diharapkan dari sisi biaya bisa diminimalkan, sehingga rasio antara biaya dengan penjualan bisa ditekan yang pada akhirnya bisa meningkatkan laba.
  4. Promosi
    Dalam semua industri baik produk maupun jasa, memerlukan marketing, promosi dan sales untuk terus dapat mempertahankan kelangsungan operasional dan memperoleh keuntungan dari operasional perusahaan. Dalam industri jasa restoran, paling tidak ada 3 (tiga) tujuan utama dilakukannya promosi, antara lain : Meningkatkan tingkat kunjungan customer terhadap restoran, Meningkatkan penjualan melalui delivery order serta memperbesar peluang untuk mendapatkan pesanan buffet dari customer corporate yang telah loyal.
    Meningkatkan tingkat kunjungan
    Salah satu tujuan dari promosi adalah untuk memperkenalkan keberadaan restoran yang kita kelola terhadap masyarakat, memberikan keterangan mengenai menu yang disediakan dan jenis layanan yang disediakan oleh suatu restoran terhadap customernya yang meliputi dine in, take away, delivery order sampai dengan buffet. Restoran Ayam Goreng Fatmawati sering dianggap sebagai restoran yang hanya menyediakan masakan olahan ayam, padahal sebenarnya Ayam Goreng Fatmawati merupakan restoran masakan Indonesia yang menyediakan berbagai olahan ayam, daging sapi, seafood, gorengan, aneka pepes, aneka sop dan sayuran, lalap dengan aneka sambal dan masih banyak menu special lainnya seperti nasi bakar.
    Karena itu, perlu komunikasi kepada calon customer mengenai berbagai keunggulan ini sehingga calon customer tertarik untuk datang ke lokasi restoran.
    Menggarap delivery order
    Delivery order makanan tradisional Indonesia mempunyai potensi yang sangat bagus untuk dijalankan setiap hari, karena pada umumnya orang Indonesia tidak akan merasa bosan makan makanan Indonesia setiap hari, apalagi variasi menu yang dimiliki Ayam Goreng Fatmawati cukup beragam. Oleh karena itu, dengan menjemput bola melalui sales call ke perkantoran, perumahan, apartemen dll, memperbesar memungkinkan adanya peningkatan penjualan melalui delivery order.
    Buffet
    Perkantoran yang cukup berkelas biasanya meminta kepada penyedia jasa makanan untuk menyediakan buffet (prasmanan) di kantornya, sehingga konsep delivery order tidak lagi dapat dipenuhi. Oleh karena itu, untuk beberapa client pelanggan jasa delivery yang minta untuk disediakan buffet, Ayam Goreng Fatmawati bisa memodifikasi layanan dengan metode ini untuk memenuhi kebutuhan customer tanpa harus mengorbankan konsep Ayam Goreng Fatmawati sebagai restoran.

Jika kesemua program dijalankan dengan baik, niscaya pendapatan restoran tidak ada hentinya. Akhirnya omset meningkat dan labapun meroket.

Delicious Restaurant designed by Free Wordpress Themes | Wordpress Themes | Hosting und Webspace