Arsip Penulis: admin

Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cab. IPB Baranang Siang Bogor

Berlokasi di Jl.Rumah sakit II No. 3 Branang Siang. Restoran Ayam Goreng Fatmawati merupakan tempat yang tepat bagi anda yang telah sibuk dengan aktifitas belajar atau mengajar di kampus IPB Baranang Siang Bogor, dengan sarana parkir yangcukup luas. Pengunjung dapat leluasa datang dengan rombongan maupun perorangan, untuk menikmati makan siang ataupun makan malam direstoran kami. Kapasitas restoran kami dapat menampung dua ratus pengunjung. Restoran ini adalah restoran yang baru dibuka, yang tepatnya pada tanggal 24 – oktober- 2012 dengan berbagai fasilitas yang diberikan oleh restoran seperti Free WI FI ,  sofa, lesehan, teras, open space yang berada dibelakang restoran, Mushola, Ruangan Meeting. Tentunya hal ini akan menambah kenyamanan anda dalam bersantap di Restoran Ayam Goreng Fatmawati. Klik disini untuk melihat berbagai fasilitas Restoran Ayam Goreng Fatmawati

Pembukaan Cabang Baru Ayam Goreng Fatmawati

Untuk memanjakan dan mempermudah akses untuk mengunjungi restoran Ayam Goreng Fatmawati, bagi para pecinta kuliner terutama pelanggan setia Ayam Goreng Fatmawati yang ada di Kota Bogor dan Tangerang. Telah dibuka cabang baru Ayam Goreng Fatmawati di Jl. rumah sakit II no 3 samping kampus IPB Baranang Siang Bogor, dan juga cabang baru di GIANT Alam Sutra Tangerang. Dengan restoran yang nyaman, bersih, dan juga adanya fasilitas FREE WIFI untuk memanjakan pelanggan Ayam Goreng Fatmawati.

Ring Back Tone Ayam Goreng Fatmawati

Aktifkan Ring Back Tone Ayam Goreng Fatmawati dengan cara :
Operator
Ketik
Kirim Ke
Telkomsel RING<spasi>ON<spasi>AGFAA
1212
Indosat SET<spasi>190594099
808
XL 10507278
1818
Mobile-8 Ringgo<spasi>Set<spasi>350438796
2525
Flexi RING<spasi>SUB<spasi>5613075
1212
Axis ON<spasi>3613075
333
Esia RING<spasi>3613075
888
Three (3) RBT<spasi>3613075
1212
Ceria RING<spasi>ON<spasi>3613075
234

Kangen Masakan Indonesia

Jika ditanya kenapa di website Ayam Goreng Fatmawati dipasang shortcut untuk menghubungi akun Yahoo Messenger (YM!) tim PT. AGFI, maka jawabannya adalah untuk mempermudah customer dan pengunjung web mendapatkan informasi seketika mengenai AGF. Instant dan cukup mudah. Lantas jika ditanya “kenapa memilih Yahoo Messenger?” Jawaban kali ini saya sangat realistis bahwa pengguna YM! dari sisi jumlah sangat besar sekali dibandingkan dengan pengguna messenger lainnya. Jadi, tidak salah karena memang menanyakan account YM! pada pengguna messenger sudah seperti pengguna HP menanyakan nomor telpon atau pengguna blackberry menanyakan PIN. Ada juga yang bertanya “Efektif atau tidak?” Saya jawab relatif. Kenapa? Karena tidak setiap pengunjung web akan langsung bertanya lewat shortcut YM! tersebut. Tapi jika dibandingkan dengan effort/upaya yang relatif kecil untuk memasang shortcut ini dan mendapatkan benefit/manfaat sepanjang website online, rasanya sangat efektif sekali. Beberapa kali client catering di daerah Jakarta dimulai dari chat lewat shortcut ini. Bahkan Kamis, 20 Jan 2011 pagi ada yang sekedar menanyakan buka atau tidaknya restoran Ayam Goreng Fatmawati di Damansara Perdana-Malaysia. Luar biasa bukan. Layanan yang seolah sepele, tapi bisa mendekatkan bahkan tanpa batas berinteraksi dengan customer kita. Berikut cuplikan percakapan : (09:22:18 AM) irwanpasay: pagi Pak.. mau tanya, hari ini yang di damansara (Mlaysia. red)  buka gak ? (09:22:42 AM) johan_agfi: hari ini buka (09:22:48 AM) johan_agfi: bpk lokasi dimana? (09:23:20 AM) irwanpasay: saya di jalan kuching, belum pernah kesana, ada petunjuk ? (09:24:04 AM) johan_agfi: ada nomor telpon yg bisa dihubungi? (09:24:16 AM) johan_agfi: sy minta tim yg di damansara hub bpk (09:24:25 AM) irwanpasay: kalau saya lewat penchala link, keluar dimana ya ? (09:24:29 AM) irwanpasay: ok.. 0178767xxx (09:24:46 AM) johan_agfi: baik pak (09:26:17 AM) irwanpasay: just info, hari ini libur nasional di malaysia… (09:26:57 AM) irwanpasay: jadi saya mau cek dulu buka apa enggak… (09:27:04 AM) irwanpasay: jadi saya mau cek dulu buka apa enggak… (09:27:26 AM) johan_agfi: baik pak (09:27:37 AM) johan_agfi: sy contact dl tim AGF damansara perdana (09:28:01 AM) irwanpasay: ok thx (09:28:05 AM) irwanpasay: ok thx (09:34:49 AM) irwanpasay: gimana pak ? hari ini buka ? (09:34:53 AM) irwanpasay: gimana pak ? hari ini buka ? (09:39:02 AM) johan_agfi: hari ini buka pak (09:39:17 AM) johan_agfi: AGF damansara hanya tutup di hari lebaran (09:40:00 AM) irwanpasay: oh…gitu ya…ok deh…saya kesana hari ini.. (09:40:20 AM) irwanpasay: btw, nomor telpon AGF damansara ada gak Pak ? (09:41:52 AM) johan_agfi: coba ke  +60-377287234 (09:42:37 AM) johan_agfi: kami tunggu kedatangannya di AGF Damansara perdana (09:43:58 AM) irwanpasay: wah gak ada yg angkat pak… (09:45:50 AM) irwanpasay: oh ok, sudah ada yg menghubungi saya…. (09:45:56 AM) irwanpasay: Thanks ya Pak (09:45:59 AM) irwanpasay: 🙂 (09:46:02 AM) johan_agfi: sama2 pak (09:46:13 AM) johan_agfi: happy nice holiday (09:46:49 AM) irwanpasay: Sama2

Di TDM-Kota Kupang, Ayam Goreng Fatmawati Segera Dibuka

Sebuah liputan dari Pos Kupang mengenai segera dibukanya RM Ayam Goreng Fatmawati di Kota Kupang.
SELASA, 23 NOVEMBER 2010 | 09:26 WIB
Robert Fanggidae

Robert Fanggidae

KIAT mengembangkan bidang usaha makan minum atau usaha kuliner di Kota Kupang saat ini semakin dibidik.  Wajar saja jadi bidikan karena 52 persen pendapatan masyarakat Kota Kupang lebih banyak dihabiskan untuk kebutuhan makan minum. Demikian diungkap Robert F Fanggidae, Direktur Utama (Dirut)  PT Tanaoba Lais Manekat (TLM), saat ditemui di Kupang, Senin  (22/11/2010). Pria yang akrab disapa Roby ini mengaku usaha ini akan dikembangkan melalui koperasi karyawan BPR TLM. “Dalam bulan Desember nanti kita akan launching RM Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta di Kupang, tepatnya di daerah Ruko Tuak Daun Merah, Oebufu. Kehadiran RM Ayam Goreng Fatmawati menjadi alternatif bagi masyarakat Kota Kupang yang ingin menikmati ayam goreng khas Fatmawati yang cabangnya sudah berkembang di puluhan kota di Indonesia,” jelas alumnus terbaik SMAK Santo Jusuf-Malang tahun 1989 ini. Tamatan Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Gajah Mada 1995 ini mengaku pasca pembukaan RM Ayam Goreng Fatmawati di Kota Kupang, pihaknya akan mengembangkan ayam goreng dengan cita rasa khas ini ke Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat dan Atambua, Kabupaten Belu tahun 2011. “Semua bahan, termasuk ayam dimanfaatkan dari pengusaha  lokal. Juga sayur mayurnya dibeli dari bahan lokal. Cuma bumbu  yang didatangkan khusus dari RM Ayam Goreng Fatmawati- Jakarta. Nanti kita akan selipkan makanan khas lokal sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para kuliner,” kata Roby. Dia mengaku kehadiran RM Ayam Goreng Fatmawati-Jakarta Cabang Kupang akan menambah semarak Kota Kupang dan kota ini menjadi salah satu kota wisata kuliner. “Banyak pelaku ekonomi di NTT mau berangkat sentralnya dari Kota Kupang. Kita manfaatkan peluang ini dengan menyiapkan makanan khas Ayam Goreng Fatmawati menjadi menu alternatif,” ujar  suami Pdt. BJ Fanggidae-Nunuhitu, M.Th ini. Ayah dari Ariel, Abigalle dan Aron yang mampu menjadikan BPR TLM menjadi BPR terbesar di NTT sejak berdiri 2008 sampai dengan saat ini mengaku, kiatnya mengembangkan usaha  melalui koperasi karyawan TLM cuma dengan satu tekad, yakni ingin meningkatkan kesejahteraan karyawan menjadi lebih baik. “Akan ada banyak kiat usaha yang bisa dikembangkan ke depannya. Namun semua harus melalui tahapan survai,” kata pria yang punya moto hidup takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat dan kerendahan hati mendahului kehormatan.  (ferry ndoen)
sumber : http://www.pos-kupang.com

Respon Warga Kupang

Bisnis di daerah sepertinya sudah jadi incaran para investor dari Jakarta untuk lebih memperbesar pundi-pundi keuntungan bagi mereka. Namun perlu diketahui bahwa ada kebanggaan tersendiri pada warga daerah jika yang tumbuh dan berkembang itu adalah pengusaha lokal, mengembangkan uangnya di daerah sendiri, mempekerjakan warga sekitar yang tentunya butuh perhatian lebih ketimbang hanya menunggu gerak langkah badan ber-plat merah. Itulah yang kami (Ayam Goreng Fatmawati) kini rasakan. Bisa bekerjasama dengan para pengusaha lokal, dimana mereka mempunyai restoran sendiri dengan merk yang ditebus dengan investasi yang relatif terjangkau, mempekerjakan masyarakat sekitar ketimbang mengirimkan rombongan karyawan dari kantor pusat ke daerah untuk mengelola sepenuhnya, membebaskan franchisee untuk bekerjasama dengan para petani, peternak dan supplier lokal untuk kebutuhan bahan baku, asalkan sesuai standard yang telah ditetapkan.
Kupang Comment

Kupang Comment

Rupanya, inipulalah yang diharapkan oleh warga Kupang-Nusa Tenggara Timur. Hal ini tercermin dari salah satu komentar pada salah satu artikel di fatmawati.com/main. Ya, kami memberi kesempatan bagi pengusaha lokal untuk lebih berkembang. Ya, kami memberdayakan masyarakat sekitar untuk bersama mengembangkan AGF. Ya, kami memberi kebebasan franchisee lokal untuk bekerjasama dengan petani, peternak dan supplier lokal dalam  penyediaan bahan baku. Namun itu semua tiada arti tanpa dukungan dari customer dan kesetiaan seluruh konsumen Ayam Goreng Fatmawati.

Anak Muda (Eropa) pun Makan Ayam Goreng Fatmawati

Kita, warna negara Indonesia lebih sering terperangah dan terkagum-kagum dengan produk-produk luar negeri atau produk yang berbau eropa atau amerika. Tak heran jika menggunakan produk dengan merek tertentu menjadi salah satu cara untuk mendongkrak gengsi dan status sosial. Termasuk dalam hal makanan, restoran yang menjual roti dengan aneka topping a’la Italia, roti tumpuk yang dibawa dari Amerika sering menjadi sasaran tempat nongkrong anak muda Indonesia.
Pilih Menu Dulu

Pilih Menu Dulu

Namun setelah melihat fenomena yang terjadi di Bandung Indah Plaza pada hari Senin, 1 November 2010 lalu, harusnya kita mulai berkaca diri “Apakah benar gaya hidup yang kita jalankan saat ini?” Ya, ketiga mahasiswa pertukaran ini bersama dengan dua orang temannya sekaligus guide masuk ke area foodcourt BIP. Setelah keliling melihat menu-menu yang disediakan di setiap outlet foodcourt yang jumlahnya puluhan, akhirnya si bule memilih Ayam Goreng Fatmawati.
Bule Aja Makan Ayam Goreng Fatmawati

Bule Aja Makan Ayam Goreng Fatmawati

Bukan hanya itu, sambil menikmati makanan yang dipesannya mereka berkomentar kepada kedua orang guide-nya bahwa makanan yang mereka santap uenak sekali. Lihat saja tempe yang digigit dengan lahapnya. Inilah yang patut ditiru dan diteladani sebagai gaya hidup, kembali pada alam, kembali pada makanan trandisional yang tak diragukan lagi rasa dan keamanan dalam jangka panjang-nya. Berani meniru mereka untuk makan di Ayam Goreng Fatmawati?

Komunikasi dengan Pembeli untuk Meminta Masukan (Liputan Tabloid Info Kunliner)

Dalam setiap usaha makanan yang harus diperhatikan adalah rasa dari masakan tersebut. Rasa berkaitan dengan pemilihan bahan baku. Karena itu, harus menggunakan bahan baku dan bumbu yang segar. Tak ketinggalan proses pemasakan yang baik akan menghasilkan masakan yang enak dan berkualitas. Namun, jika aspek kualitas makanan itu sudah diperhatikan, tak ketinggalan yang menjadi bagian penting adalah bagaimana cara mempromosikan menu tersebut ke khalayak umum. Display makanan yang menarik dan tempat usaha yang bersih tentu akan membuat konsumen tertarik. Promosi dapat dilakukan dengan banyak cara mulai dari yang sederhana yaitu menyebar brosur, memasang spanduk di lokasi usaha maupun yang mempunyai budget yang banyak bisa memasang iklan, baik di media cetak maupun media elektronik. Dan, bagi anda yang familiar dengan dunia maya, bisa mempromosikan melalui blog dan jejaring sosial sperti twitter dan facebook. Selain berpromosi, langkah penting yang harus diperhatikan pelaku usaha adalah memberikan pelayanan yang baik dan makanan yang enak, sehingga memuaskan konsumen. Kepuasan konsumen ini bisa membuat konsumen melakukan pemasaran mouth by mouth yang tentunya sangat ampuh pengaruhnya. Anda juga perlu sering-sering mengajak konsumen berbincang mengenai makanan yang Anda jual dan mintalah khitik dan saran dari mereka. Dengan rajin berkomunikasi dengan konsumen, maka bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan usaha anda. Nah, karena usaha makanan, maka harus diperhatikan kemasan yang berkualitas baik. Gunakan kemasan makanan yang aman dan telah masuk dalam kategori food grade. Misalnya dus yang menggunakan kertas dupleks dan plastik mika. Tidak hanya itu, bentuk kemasan yang menarik menjadi nilai tambah. Serta jangan lupa untuk mencantumkan nama, logo dan alamat usaha anda. Satu hal penting yang harus menjadi perhatian adalah, jika usaha anda telah maju dan memiliki banyak cabang, jangan lupa untuk mengontrol kualitas makanan. Karena jika konsumen kecewa di salah satu cabang, maka akan membuat konsumen berpaling ke tempat lain. Nurfitriyanti.
Komunikasi dengan Pembeli untuk Meminta Masukan

Komunikasi dengan Pembeli untuk Meminta Masukan

Desember 2010, AGF Hadir di Kupang-NTT

Kota Kupang adalah ibu kota provinsi Nusa Tenggara TimurIndonesia. Luas wilayah adalah 180,27 km² dengan jumlah pendududuk sekitar ±265.000 jiwa. Daerah ini terbagi menjadi 4 kecamatan dan 45 desa.
Kupang

Kupang

Kota ini menyimpan banyak pesona, khususnya penggemar sea food. Wisatawan yang berkunjung ke kota ini biasanya terkesan dengan ikan bakar yang ukurannya besar-besar dan harga relatif murah. Dinikmati dengan sambal khas kupang, tentu wisatawan akan langsung berjanji pada diri sendiri : “suatu saat nanti, beta akan kembali lagi”. Juga cumi, udang segar yang mengeluarkan aroma manis ketika dibakar mengundang selera. Disamping itu, wisatawan juga akan disuguhkan salah satu makanan khas kota Kupang “jagung bose”. Makanan yang dibuat dari campuran jagung dan sayuran serta biji-bijian (biasanya kacang hijau dan kacang tanah). Ada juga daging se’i yaitu daging sapi atau daging babi yang diasap dan dicampur susu, garam dan rempah-rempah sehingga rasanya ada yang manis dan juga asin. Kota ini juga memiliki pesona wisata karena memiliki pantai pasir putih yang indah dan laut biru yang cantik yang sejak beberapa tahun ini menjadi langganan persinggahan peserta lomba perahu layar internasional. Satu lagi yang unik adalah penjual jagung bakar yang terbentang sepanjang trotoar di jalan ElTari (depan kantor gubernur) menjadi tempat favorite pemuda/i kota kupang. lihat Kupangonline. Ayam Goreng Fatmawati dalam proses untuk masuk ke Kota Kupang. Minggu, 7 November 2010 tiga orang calon karyawan akan segera dikirim ke kantor pusat di Bogor. Semoga pertengahan Desember 2010 Ayam Goreng Fatmawati bisa melayani masyarakat Kupang dengan baik.